Peran Penting Stasiun Radio Komunitas Lokal





Kerja stasiun radio komunitas lokal sangat baik dalam menyampaikan informasi ke masyarakat terpencil untuk mengurangi dampak gempa bumi dengan Program Membangun Lebih Baik di Agam dan Padang Pariaman.

Stasiun radio komunitas memainkan peran kunci dalam mensosialisasikan informasi respon tanggap darurat dan kesiapsiagaan bencana. Program Peningkatan Kesadaran Masyarakat ‘Membangun Lebih Baik’ dari AIFDR/BNPB melibatkan kerjasama dengan dan pendistribusian media ke beberapa stasiun radio lokal. Peran radio lokal dalam menyampaikan informasi terkait mengenai teknik konstruksi aman gempa kepada para pendengarnya di Sumatra Barat telah menjadi bagian penting dari pelaksanaan program.

Di Kabupaten Agam, gempa bumi 30 September 2009 lalu mengakibatkan 11.796 bangunan mengalami kerusakan parah, 3.797 mengalami kerusakan sedang dan 4.353 mengalami kerusakan kecil. Sementara hasil analisa di Padang

Pariaman menuliskan bahwa 57.931 bangunan mengalami kerusakan parah, 6.291 bangunan mengalami kerusakan sedandan 12.945 bangunan mengalami kerusakan kecil.

Radio SAM FM di Lubung Basung, Agam, Suandri FM di Padang Pariaman dan Radio Kiambang FM di Padang Pariaman merupakan beberapa stasiun lokal yang mendukung program Membangun Lebih Baik dengan mensosialisasikan informasi kunci kepada masyarakat lokal di wilayah tersebut.

Jubrizal, pegawai negeri sipil dari Kantor Kabupaten Agam juga bekerja di stasiun radio lokal SAM FM. Ia mengatakan bahwa Iklan Layanan Masyarakat di radio mengenai program Membangun Lebih Baik sangat berguna untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konstruksi rumah aman gempa. Menurut Jubrizal, Iklan Layanan Masyarakat yang disiarkan di radio lokal tempat ia bekerja dan media Rumah Aman Gempa lainnya yang disebarkan di wilayahnya menjadi poin penting diskusi masyarakat di wilayahnya.



“Kami menerima banyak pertanyaan melalui telepon dari pendengar kami. Mereka sangat tertarik dengan iklan dan informasi yang kami siarkan. Tim stasiun radio kami dapat menjawab sebagian besar pertanyaan dengan mengacu kepada brosur dan film yang kami terima dari IDEP.”

“Sebagian besar pertanyaan yang kami terima berhubungan dengan cara pelaksanaan pendistribusian barang, bagaimana fungsi POKMAS, dan bagaimana pengembangan ‘Rumah Aman Gempa’ dilaksanakan selama proses pemulihan,” kata Jubrizal dengan sangat senang. “Mempunyai informasi tambahan di tangan membuat kami lebih mudah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penting dari pendengar kami.”


Comments