RAG dalam berita‎ > ‎

Dubes Australia : Sumbar Harus Bangun Kembali Kehidupan (Padang Today)


Andri El Faruqi - Padang Today

Duta Besar Australia untuk Indonesia Bill Farmer mengatakan, Gempa yang terjadi di beberapa daerah di Sumatera Barat 30 September 2009, merupakan peringatan buruk bagi masyarakat akan resiko gempa yang terjadi terhadap keselamatan jiwa.

Gempa tersebut menelan ribuan korban jiwa, yang pada umumnya diakibatkan reruntuhan bangunan dengan kualitas belum memenuhi ketentuan struktur bangunan yang semestinya.

"Karena itu, sudah saatnya masyarakat Sumatera Barat membangun kembali kehidupan mereka, untuk mendorong mereka membangun rumah yang lebih baik dan mempersiapan diri menghadapi bencana di masa depan demi menghindari korban jiwa karena kerusakan," ujar Bill ketika meluncurkan kampanye pendidikan publik "Bangunan Aman Gempa" di Taman Budaya Padang Selasa (2/3).

Kata Bill, memang bangunan tidak dapat dibuat 100 persen tahan gempa, tetapi minimal dapat mengurangi dampaknya dengan mendirikan bangunan yang lebih aman. Untuk mengatasi hal tersebut, Australia dan Indonesia melalui Australis-Indonesia Facility For Disaster Reduction akan bersama-sama membantu memastikan masyarakat Sumatera Barat untuk lebih siap menghadapi gempa dan mendirikan bangunan yang lebih aman demi meminimalisir kerusakan. 

Kedua negara ini meluncurkan kampanye pendidikan publik "Bangunan Aman Gempa", yang bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN), Universitas Andalas (UNAND) dan Yayasan IDEP. 

Australia dan Indonesia berkaborasi dalam upaya mengurangi resiko bencana dengan membentuk Australia-Indonesia Facility For Disaster Reduction tahun 2008 dalam pertemuan APEC. 

Sementara, Australia telah menanggapi secara cepat dan efektif untuk membantu Sumatera Barat pasca gempa, dengan memberikan komitmen lebih dari A$ 15 juta untuk tanggap darurat, pemulihan dan rekontruksi.  

"Kita bertekad membantu persiapan Indonesia dalam menghadapi bencana serta prioritas-prioritas bantuan pemulihan," kata Bill. (*)

http://www.padang-today.com/index.php?today=news&id=14104 

Comments